Jakob Nielsen menyajikan daftar terbarunya berisi 10 kesalahan desain situs web teratas tahun 2021 .
10 Kesalahan Desain Situs Web Terbesar Tahun 2021 :
1. Pop-up dan Overlay
- Kesalahan desain situs web terbesar tahun 2021.
- Masalah lain yang berulang.
- Elemen-elemen ini menghalangi konten yang diinginkan pengguna.
- Pengguna sering kali dibombardir dengan berbagai pop-up (misalnya, penawaran khusus, pendaftaran buletin, persetujuan cookie, fitur obrolan, survei).
- Efek kumulatifnya sangat besar dan merugikan pengalaman pengguna.
2.Waktu Respons Lambat
- Masalah yang berulang.
- Meski jaringan pita lebar sudah lazim, tidak semua orang memiliki koneksi cepat.
- Pemuatan yang lambat sering kali disebabkan oleh komponen yang dimuat dari berbagai layanan cloud.
- Waktu respons yang baik adalah kurang dari sedetik; penundaan membuat pengguna frustrasi dan mengurangi keterlibatan.
3.Tautan dan Harapan yang Menyesatkan
- Sebuah tautan adalah sebuah janji; ia harus menyampaikan apa yang diiklankannya.
- Harapan sering kali ditetapkan secara tidak tepat karena deskripsi yang tidak jelas atau tidak akurat.
- Hiperteks merupakan fitur mendasar dari web, jadi tautan harus dapat diandalkan.
4.Kontras Rendah atau Teks Kecil
- Terutama bermasalah bagi pengguna yang lebih tua (40+), tetapi juga memengaruhi pengguna yang lebih muda.
- Pengguna tidak perlu bersusah payah membaca teks.
- Masalah aksesibilitas utama.
5.Bidang Input yang Kaku
- Situs web sering kali memerlukan format khusus untuk data seperti nomor kartu kredit, nomor telepon, dan kode pos.
- Ini melanggar prinsip psikologis chunking (pengelompokan informasi agar lebih mudah diproses).
- Ini juga mengganggu fungsi salin/tempel.
- Komputer harus mampu menangani variasi pemformatan dan memformat ulang data sesuai kebutuhan.
6.Ketidakmampuan untuk Memilih, Menyalin, dan Menempel
- Sering disebabkan oleh penggunaan JavaScript yang tidak tepat.
- Mengganggu mekanisme mendasar untuk mentransfer informasi antaraplikasi.
- Pengguna menyalin dan menempel karena berbagai alasan, seperti berbagi informasi atau membuat daftar pendek.
- Mencegah salin/tempel dapat mengakibatkan kerugian yang signifikan.
7.Ikon Tanpa Label
- Ikon saja sering kali menimbulkan masalah kegunaan.
- Ikon dapat bersifat ambigu dan digunakan kembali dengan arti yang berbeda di situs yang berbeda.
- Pengguna ragu untuk mengklik ikon yang tidak mereka pahami, karena takut akan konsekuensi yang tidak diinginkan.
- Label secara signifikan meningkatkan kegunaan ikon.
8.Reflow dan Lonjakan Pemuatan Halaman
- Masalah teknis saat elemen halaman bergeser saat komponen yang berbeda dimuat dari berbagai layanan cloud.
- Hal ini tidak sedap dipandang dan dapat menimbulkan masalah kegunaan.
- Pengguna mungkin mengeklik elemen sebelum selesai dimuat, yang membawa mereka ke tujuan yang salah.
9.Hero Image Besar sebagai Satu-satunya Konten di Atas Lipatan
- Mirip dengan masalah lama pada layar splash.
- Menciptakan ilusi kelengkapan , membuat pengguna tidak menyadari bahwa mereka dapat menggulir untuk mendapatkan konten lebih lanjut.
- Gagal mengomunikasikan fungsionalitas dan pilihan situs secara efektif.
10.Desain Seluler di Layar Besar
- Contoh spesifik perancangan untuk media yang salah.
- Masalah yang sebaliknya (desain desktop pada ponsel) lazim terjadi di masa lalu tetapi sekarang sudah tidak umum lagi.
- Menggunakan elemen seperti "tombol hamburger" pada layar besar merugikan karena menyembunyikan menu dan membuatnya kurang dapat ditemukan.
- Prinsipnya adalah mendesain untuk konteks penggunaan tertentu.
Kesimpulan
- Semua 10 kesalahan tersebut harus dihindari.
- Penyebab mendasar dari kesalahan ini adalah kesombongan – situs web mengutamakan kebutuhan mereka sendiri daripada kebutuhan pengguna.
- Pengguna akan meninggalkan situs web tersebut jika situs tersebut membuat frustrasi atau sulit digunakan.
- Kegunaan yang buruk merugikan nilai situs web.
- Pembicara berharap kesalahan ini akan diperbaiki untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
No comments:
Post a Comment